HEADLINE NEWS

Diberdayakan oleh Blogger.
Gubernur Apresiasi Prestasi Atlet Sumut di Sea Games 2019

By On Desember 09, 2019

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat bersama para atlet Sumut diacara Gala Diner beberapa waktu lalu. Foto (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

Redaksimedan.com : Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengapresiasi para atlet Sumatera Utara yang berjuang di Sea Games 2019 Filipina.

Terutama atlet yang berhasil menyumbangkan medali diajang Sea Games 2019 itu.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi usai menghadiri acara Gerakan Panen Padi di Nagori Maligas Bayu dan Nagori Mancuk, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Senin (9/12/2019).

Diketahui, berdasarkan catatan KONI Sumut, hingga 8 Desember 2019, para atlet asal Sumut berhasil menyumbangkan 10 medali, yaitu 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Medali emas tersebut berasal dari Cabang Olahraga Polo Air yang salah satu anggota timnya adalah Silvestre Golberg Manik, kemudian Wushu Taulo kelas Duilian Putra beregu yang salah satu atletnya adalah Harris Horatius.

Sedangkan 2 medali emas lagi berasal dari bowling kelas double putra dan mix double. Double putra salah satu atletnya adalah Hardy Rachmadian dan mix double adalah Aldila Indryati.

Harris Horatius tidak hanya menyumbangkan emas, dia juga menyumbangkan 2 perak dari kategori perorangan cabang Wushu Taulo kelas Nandao/Nangun dan Nanquan.

Sedangkan satu perak lagi yang disumbangkan Agustina M Manik dari cabang atletik nomor 1500 m. Tiga perunggu yang disumbangkan atlet Sumut berasal dari cabang Wushu Sanda kelas 48 Kg atas nama Rosalina Simanjuntak, kemudian Aulia Abdul Gaffar cabang Ice Skating dan Hardy Rachmadian cabang bowling mix double.

Gubernur Sumut Edy Rahamyadi sangat mengapresiasi atlet-atlet Sumut yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di Sea Games 2019 Filipina.

Dia berharap atlet-atlet Sumut khususnya terus berjuang memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi atlet-atlet kita yang berjuang di Sea Games, 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu dari Sumut saja, itu tentu luar biasa. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas prestasi ini. Ini membantu kita berada di posisi yang bagus sekarang dan masih banyak cabang, kelas dan kategori yang belum diperlombakan, jadi kesempatan kita menambah medali masih besar,” kata Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi bukan hanya memberikan apresiasi kepada atlet-atlet yang meraih medali, dia juga memberikan semangat kepada atlet Sumut khususnya yang belum berhasil meraih medali kali ini.

"Mereka juga berjuang keras, hanya saja mungkin kali ini belum beruntung. Saya sangat menghargai perjuangan kalian di Filipina. Bila sekarang belum meraih medali kembali kerja keras, berlatih dan perkuat tekad. Insya Allah kompetisi berikutnya akan lebih baik lagi,” tambah Edy. (RMC)

Pemkab dan Pemko Diharapkan Bersinergi dengan Pemprov dalam Membangun Desa Menata Kota

By On Desember 09, 2019

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diacara gerakan panen padi di Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun. Foto (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

Redaksimedan.com : Pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam upaya membangun desa menata kota, menuju Sumut yang agraris dan bermartabat.

Antara lain dengan melestarikan lahan pertanian dan tidak memberikan Izin Mendirikan Bangunan [IMB] di lahan pertanian.

Demikian disampaikan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat menghadiri Gerakan Panen Padi di Nagori [Desa] Maligas Bayu dan Nagori Mancuk, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Senin (9/12/2019).

Menurut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, kebutuhan bahan pangan khususnya beras, terus meningkat, seiring bertambahnya jumlah penduduk di daerah ini. Namun di sisi yang lain, luas lahan pertanian terus berkurang dan semakin menyempit.

Karena itu, pemerintah kabupaten/kota diminta kerja samanya untuk tidak memberikan IMB kepada siapa pun yang ingin mendirikan bangunan di atas lahan pertanian.

Karena biasanya, kalau jalannya sudah bagus, orang akan berlomba mendirikan bangunan di daerah tersebut. "Saya minta, Pak Bupati [Simalungun] agar jangan dikasi itu IMB. Nanti bisa habis lahan kita," tegas Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi juga menyampaikan, pertanian atau tanaman pangan sejatinya menjadi andalan Provinsi Sumut yang begitu subur tanahnya.

Karena itu, dirinya memberikan perhatian lebih kepada masyarakat yang berkecimpung di sektor ini. (RMC)

KPU Medan Sosialisasi Tahapan dan Jadwal Pencalonan Perseorangan

By On Desember 09, 2019

KPU Medan gelar sosialisasi tahapan dan jadwal pencalonan perseorangan di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020. Foto (Redaksimedan)

Redaksimedan.com : Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kota Medan melakukan sosialisasi tahapan dan jadwal pencalonan perseorangan di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka langsung Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Damanik dan dihadiri Anggota Komisioner KPU Medan, Edy Suhartono, Rinaldi Khair, Nana Miranti, Jefrizal dengan mengundang bakal calon perseorangan dan undangan lainnya di salah satu hotel di Kota Medan, Senin (9/12/2019).

Komisioner KPU Kota Medan, Rinaldi Khair dalam sosialisasi itu menyampaikan, selama masa verifikasi, diharapkan calon perseorangan dan tim nya sudah mempersiapkan berkas dukungan-dukungan perbaikan.

Komisioner KPU Medan, Edy Suhartono saat ditemui disela kegiatan sosialisasi menyampaikan, sosialisasi ini mengundang tokoh masyarakat, LSM, pers dan calon perseorangan.

Untuk sosialisasi, kata Edy, selain mengenai syarat dukungan, juga disampaikan tentang pengenalan Sistem Informasi Pencalonan [Silon] untuk calon perseorangan, agar calon perseorangan mengetahui cara meng-in put formulir melalui aplikasi. (RMC)

Bupati Batubara Resmikan Kampung Jepang dengan 7 Bunker di Pantai Sejarah Perupuk

By On Desember 09, 2019

Bupati Batubara, Zahir meresmikan Kampung Jepang di Pantai Sejarah Perupuk, Kabupaten Batubara. Foto (ist)

Redaksimedan.com : Bupati Batubara, Ir H Zahir, MAP meresmikan Kampung Jepang yang ada di Pantai Sejarah Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara.

Pantai Perupuk Batubara pada Maret 1942 menjadi tempat pendaratan pertama pasukan Jepang di Sumatera Utara.

Tempat pendaratan itu, kata Zahir, oleh masyarakat dinamakan sebagai Pantai Sejarah.

"Sampai saat ini di kawasan ini ditemukan tujuh bunker pasukan Jepang, satu diantaranya masih dalam kondisi utuh," ujar Zahir, Senin (9/12/2019).

Plt Kadisdik Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus mendampingi Bupati Batubara, Zahir saat meresmikan Kampung Jepang di Pantai Sejarah Perupuk. Foto (ist)

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus menyampaikan, Bupati Batubara, Ir H Zahir MAP., ingin mencari inspirasi dari warisan sejarah Perang Dunia II ini bagi pembangunan Batubara dalam arti luas.

Maka, ungkap Ilyas, bupati menginstruksikan agar dibuat replika kapal untuk dipamerkan di Museum Batubara melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara yang juga mengurusi kebudayaan.

Menurut Ilyas, tujuan pembuatan replika ini adalah sebagai ingatan atau memori sejarah adanya situs Perang Dunia di sini dan sebagai bahan pembelajaran sejarah nantinya.

"Replika kapal ini juga sebagai bukti bahwa Batubara pernah menjadi basis ekonomi Perang Dunia II yang memperlihatkan bahwa Batubara merupakan daerah yang memiliki hasil bumi yang kaya," ujar Ilyas.

Bupati Batubara, Zahir dan istri saat meresmikan Kampung Jepang di Pantai Sejarah Perupuk, Kabupaten Batubara. Foto (ist)

Bupati Batubara, Zahir, ungkap Ilyas, ingin mengaitkan masa lalu dengan kebutuhan masa kini, khususnya dalam bidang pariwisata.

Melihat adanya trend pendirian Kampung Jepang sebagai daerah kunjungan wisata di Pulau Jawa, kata Ilyas, maka Bupati Batubara berinisiatif mengaitkan situs Jepang dengan pendirian Kampung Jepang di Pantai Sejarah.

"Ide brillian ini telah menjadikan situs sejarah tidak sebagai benda mati, tapi menjadi objek kekinian berpotensi wisata yang memberikan dampak pada perekonomian masyarakat," katanya.

Kampung Jepang di Pantai Sejarah Perupuk yang diresmikan ini bukan hanya didesain wisata, namun berdimensi punya kaitan dengan situs sejarah pendaratan pasukan Jepang tahun 1942 dengan bunker-bunker pertahanan yang mengawal aktivitas ekspor ekonomi Perang Dunia II. (Rel/RMC)

Fraksi PDI-P DPRD Sumut Terima Kunjungan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UINSU

By On Desember 09, 2019

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menerima kunjungan mahasiswa UINSU di Aula I Gedung DPRD Sumut. Foto (Redaksimedan.com)

Redaksimedan.com : Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menerima kunjungan puluhan mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Sumatera Utara [UINSU].

Kedatangan mahasiswa yang didampingi Dosen mata pelajaran Pancasila, Andini Nur Bahri diterima oleh Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut dr Meriahta Sitepu dan Budieli Laia, SPd di Aula I Gedung DPRD Sumut, Senin (9/12/2019).

Dikatakan Andini, kunjungan ke Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini untuk mendengarkan langsung dari anggota dewan bagaimana tentang pengamalan Pancasila, karena kami memiliki mata pelajaran Pancasila.

"Seperti di kelas, saya selalu mendorong anak-anak supaya membuat projec-projec yang terkait dengan pengamalan sila-sila Pancasila," ujarnya.

Artinya, kata Andini, tidak hanya bisa menguasai sejarahnya, nilai-nilainya secara teoritis, tetapi juga bagaimana mengimplementasikannya langsung di masyarakat.

Dalam acara yang dipandu Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Aswan Jaya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Meriahta Sitepu menyampaikan, nilai-nilai Pancasila agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, sala satunya mengaplikasikannya dengan membantu orang lain.

Meriahta berharap kepada adik-adik mahasiswa dapat menyampaikannya ke masyarakat bahwa Pancasila inilah dasar negara yang mempersatukan kita semua. (RMC)

KPU Kabupaten Muna Kunjungi KPU Medan

By On Desember 09, 2019

KPU Kabupaten Muna kunjungi KPU Kota Medan. Foto (ist)

Redaksimedan.com : Komisioner KPU Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara kunjungi KPU Kota Medan di Jalan Kejaksaan Medan, Senin (9/12/2019) untuk melakukan Kajian Antar Daerah dalam rangka Pilkada Serentak 2020.

Komisoner KPU Muna yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua KPU Muna, Kubais yang didampingi anggota KPU Muna lainnya seperti Nggasri Faeda dan M Ichsan. Mereka juga didampingi Wakil Ketua KPU Sulawesi Tenggara Laode Abdul Natsir.

Kehadiran mereka diterima Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik didampingi anggota KPU Medan Edi Suhartono, Nana Miranti, Zefrizal dan Rinaldi Khair.

"Kehadiran kami ingin saling bertukar informasi mengenai kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh KPU Medan yang mungkin dapat kami terapkan untuk mensukseskan Pilkada 2020 di daerah kami di Kabupaten Muna," kata Kubais.

Kubais menjelaskan, belakangan ini ada fenomena penurunan persentase pemilih yang terjadi di daerah mereka pada momen pemilu. Padahal dari satu sisi, masyarakat di Kabupaten Muna merupakan masyarakat yang sangat homogen. Kondisi yang menurutnya seharusnya dapat menjadi salah satu faktor yang dapat memudahkan peningkatan angka partisipasi pemilih.

"Namun faktanya justru kondisi berbeda yang terjadi. Di Kota Medan yang sangat heterogen kami mendapat informasi ada tren peningkatan angka partisipasi pemilih. Itu yang ingin kami kaji dari Medan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan di Kota Medan fluktuasi persentase angka pemilih juga kerap terjadi. Salah satu penyebabnya yakni terkait faktualisasi data pemilih yang harus dilakukan dengan sangat akurat.

"Ada persoalan yang besar ketika data pemilih itu masih banyak yang ganda, karena itu akan berpengaruh langsung terhadap persentase tingkat partisipasi. Pada pemilu lalu KPU Medan membersihkan data pemilih hingga sekitar 300 ribu, dan itu sangat berpengaruh terhadap persentase pemilih," ungkapnya.

Selain persoalan faktualisasi data pemilih, KPU Medan dan KPU Kabupaten Muna juga saling bertukar informasi lainnya mengenai strategi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. (Rel/RMC)

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 20 Desember 2019

By On Desember 09, 2019

Jalan tol.  Foto (Setkab.go.id)

Redaksimedan.com : Pemerintah memutuskan akan mengoperasikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Jakarta-Cikampek II Elevated atau Tol Layang Japek II mulai 20 Desember mendatang.

"Kita sepakat bahwa tanggal 20 Desember, tol elevated mulai bisa dipakai,” kata Menteri Perhubungan [Menhub] Budi Karya Sumadi usai meninjau dan menjajal langsung tol elevated Jakarta-Cikampek, Minggu (8/12/2019) seperti diinformasikan dari laman resmi Setkab.

Semula atau Tol Layang Japek II itu akan dioperasikan pada 15 Desember, namun dengan mempertimbangkan masih ada pekerjaan-pekerjaan yang mesti diselesaikan, pemerintah memutuskan menggeser waktu beroperasinya tol tersebut menjadi 20 Desember mendatang.

"Digeser menjadi tanggal 20 Desember, karena ada hal-hal yang mesti diselesaikan, seperti jalan yang belum rata sehingga mengurangi kenyamanan. Selain itu, tanggal 20 Desember 2019 diprediksi menjadi puncak lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru,” ungkap Menhub.

Menurut Menhub, kendaraan yang dapat masuk tol layang hanya golongan 1 non bus dan belum akan dikenakan tarif alias masih gratis. Kecepatan juga akan dibatasi antara 60-80 km per jam dengan pengawasan Electronic Law Enforcement.

"Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 4 km,” jelas Menhub.

Menhub menambahkan jalan tol layang ini akan beroperasi secara komersial pada bulan Januari atau Februari 2020.

"Untuk dikomersialkannya jalan tol elevated  ini, nanti akan kita bahas, bisa Januari atau Februari, tergantung dengan kesiapan dan pembicaraan dengan Menteri PUPR,” ujar Menhub.

Diharapkan kehadiran tol layang ini dapat mengurangi kemacetan di jalur Jakarta–Cikampek. Jalur tol layang sepanjang 39 KM ini terbentang mulai dari simpang susun Cikunir hingga gerbang tol Karawang Barat di KM 9 sampai KM 48.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *