HEADLINE NEWS

Diberdayakan oleh Blogger.
Musrenbang Provinsi Tahun 2021 Agar Kedepankan RKPD Pemulihan Ekonomi

By On April 08, 2021

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara Musrenbang Provinsi tahun 2021.Foto (Diskominfo Sumut)


Redaksimedan : Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi sendi kehidupan masyarakat, terutama pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi di semua sektor.

Untuk itu, kata Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Musyawarah Perencanaan Pembangunan [Musrenbang] Provinsi tahun 2021 ini mengedepankan Rencana Kerja Pembangunan Daerah [RKPD] sebagai upaya memulihkan ekonomi dan kehidupan masyarakat.

“Ada beberapa target pembangunan yang tidak bisa terpenuhi di 2021 karena kondisi Covid-19, akan kita lanjutkan di 2022. Karena itu temanya adalah Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat, yang menjadi fokus pembangunan, seperti peningkatan nilai tambah di sektor agraris, pariwisata, peningkatan sarana dan prasarana ketenagakerjaan, akses mutu pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial dan infrastruktur,” kata Edy Rahmayadi saat membuka Musrenbang Provinsi Tahun 2022 di Hotel Santika Dyandra, Kamis (8/4/2021).

Disampaikan Edy Rahmayadi, langkah pemulihan dimaksud dapat dijalankan dengan memfokuskan pembangunan di sektor tertentu sesuai potensi dan unggulan masing-masing daerah.

Karenanya pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan diminta untuk aktif, agar alokasi anggaran yang diberikan melalui Bantuan Keuangan Provinsi [BKP] dimanfaatkan secara maksimal dan efektif.

“Kita tidak lagi seperti membagi roti. Jadi siapa [daerah] yang membutuhkan pembangunan sesuai potensi daerahnya, akan kita akomodir. Tidak ada tempat bagi daerah yang apatis, karena hasilnya bukan hanya untuk daerah itu saja, tetapi untuk Provinsi Sumatera Utara,” jelas Edy.

Edy tetap meminta semua pihak khususnya DPRD Sumut memberikan dukungan penuh guna mencapai cita-cita pembangunan menuju Sumut Bermartabat. Mengingat beberapa rencana besar seperti Islamic Center, areal peternakan dan pertanian baru, pembangunan bandara di Madina, serta infrastruktur wilayah perbatasan antar provinsi.

Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga mengungkapkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Derah [PAD] Sumut dengan menaikkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor [PBBKB] yang menurutnya masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan sejumlah provinsi lain yang mencapai 10 persen, atau lebih besar dari yang ditetapkan di provinsi ini [7,5 persen].

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kemendagri Hamdani, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution dan Rahmansyah Sibarani, serta para bupati/walikota se-Sumut.

Turut mendampingi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekda Provinsi Sumut Sabrina, Kepala Bappeda Hasmirizal Lubis, Kadis Kominfo Irman Oemar dan pejabat eselon II lainnya. (RMC)

Gubernur Sumut Ingatkan Dekranasda Jalin Kemitraan di Daerah

By On April 08, 2021

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melihat hasil kerajinan pada acara Rapat Kerja Dekranasda. Foto )Diskominfo Sumut0 

Redaksimedan : Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Dekranasda] kabupaten /kota di Sumatera Utara diharapkan untuk aktif menjalin kerjasama dengan pola kemitraan seperti menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] yang ada di daerah dan lainnya.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat membuka Rapat Kerja Dekranasda Sumut tahun 2021, di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut Kamis (8/4/2021).

Menurut Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas para perajin di Provinsi Sumatera Utara. “Kumpulin ibu-ibu camat dan kepala desa, hingga BUMD yang ada, bicarakan apa yang ingin kalian buat, dan sering-sering lakukan pelatihan untuk perajin,” ujar Edy Rahmayadi kepada peserta rapat kerja yang terdiri dari para Ketua Dekranasda kabupaten/kota.

Edy Rahmayadi juga mengatakan, perajin bisa sejahtera bila hasil karyanya banyak diminati dan dibeli orang. Karena itu, agar banyak orang yang datang ke daerah, pemerintah kabupaten/kota juga harus terus berbenah dan mempercantik daerahnya, agar banyak wisatawan yang datang.

“Banyak hasil kerajinan di daerah, banyak perajin yang handal, namun kalau daerahnya tidak buat wisatawan nyaman, maka tak akan ada pelancong yang datang untuk membeli hasil kerajinan yang telah dihasilkan para perajin,” kata Edy Rahmayadi.

Edy juga mengharapkan, para peserta dapat menjadikan rapat kerja tersebut sebagai momen untuk saling evaluasi dan meningkatkan sinergi antar kabupaten/kota, sehingga memberikan dampak yang berarti bagi para perajin binaannya di masing-masing daerah.

“Saya ingin kegiatan ini jadi evaluasi untuk kita semua. Saya yakin dengan kita bergandengan tangan, 33 kabupaten/kota di Sumut. Kita pasti bisa lekas bangkit dari pandemi Covid-19, selama kita bisa saling mengerti dan bersinergi,”ujar Edy Rahmayadi. (RMC)

Pemko Medan Ikuti Musrenbang Provinsi Sumut

By On April 08, 2021

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menghadiri kegiatan Musrenbang Provinsi Sumut. Foto (Diskominfo Medan)

Redaksimedan : Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan {Musrenbang] Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Santika Dyandra Hotel & Convention Medan, Kamis (8/4/20210.

Musrenbang yang mengagendakan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ini dibuka Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan dihadiri Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Wakil Ketua DPRD Sumut, walikota dan bupati se-Sumut, jajaran OPD serta undangan lainnya.

Musrenbang ini membahas paparan dukungan dan strategi mengawal pencapaian target pembangunan serta peningkatan kualitas reformasi birokrasi dalam rangka pencapaian target pembangunan menuju Sumatera Utara Bermartabat.

Saat membuka perhelatan itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak Pemkab/Pemko se-Sumut untuk membangun daerah yang lebih baik lagi dengan memperhatikan masyarakat yang saat ini dalam kondisi memprihatinkan di tengah pendemi Covid-19 ini.

Terkait RKPD Tahun 2021, Gubernur berharap seluruh Pemkab/Pemko se-Sumut menyusun rencana dan program kegiatan yang mampu mempercepat pemulihan ekonomi akibat Covid-19.

“Ekonomi terpuruk, masalah sosial muncul akibat Covid-19. Kita harus bangkit membantu para pelaku usaha dan UMKM agar bangkit kembali dari keterpurukan sehingga ekonomi bisa tumbuh kembali dan stabil,” ucap Gubernur.

Gubernur juga mengatakan, penyusunan dalam daerah harus terintegrasi dan selaras antara pemerintah pusat dan daerah.

Pelaksanaan Musrenbang ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain penerapan 3M, setiap peserta baru boleh memasuki ruangan setelah melalui test swab. (RMC)

Peduli Pendidikan Anak, Sat Polair Polres Tanjungbalai Sediakan Wifi Gratis

By On April 08, 2021

Personil Sat Polair Polres Tanjungbalai membimbing anak sekolah belajar daring menggunakan wifi secara gratis di Aula Sat Polair Polres Tanjungbalai. Foto (ist)

Redaksimedan : Satuan Polisi Air [Sat Polair] Polres Tanjungbalai Polda Sumatera Utara menyediakan jaringan wifi secara gratis kepada anak sekolah agar dapat melaksanakan kegiatan belajar secara daring.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira menyampaikan, kegiatan belajar dengan cara menggunakan jaringan wifi itu dilaksanakan di Aula Sat Polair Polres Tanjungbalai pada Rabu kemarin, 7 April 2021.

“Kegiatan belajar daring melalui jaringan wifi tersebut didampingi personil Sat Polair Polres Tanjungbalai yakni Aiptu Sariato dan Bripka Joko,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, Kamis (8/4/2021).

Siswa yang mengikuti belajar secara daring dengan menggunakan jaringan wifi Sat Polair Polres Tanjungbalai itu, sebut AKBP Putu Yudha, berasal dari beberapa sekolah yang ada di Kota Tanjungbalai, baik itu siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama maupun madrasah.

Kegiatan belajar daring menggunakan jaringan wifi yang dilaksanakan Sat Polair Polres Tanjungbalai ini, kata AKBP Putu Yudha, dalam rangka pelaksanaan Program Unggulan Korpolairud, mendukung program pemerintah guna mencerdaskan anak-anak, masa depan Bangsa.

Dalam kegiatan ini, tegas AKBP Putu Yudha, Sat Polair Polres Tanjungbalai tetap mengutamakan ketaatan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19, dengan memberikam arahan jaga jarak, pakai masker, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun/handsanitizer dengan air yang mengali, hindari kerumunan, jangan berpergian bila tdak penting, jangan mengusap-usap muka dengan tangan, jaga imun/kesehatan. (Rel/RMC)

TP PKK Kota Medan Harus Memberikan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

By On April 08, 2021

Wakil Walikota Medan Aulia Rachman saat menghadiri peringatan HKG PKK ke 49 Kota Medan. Foto (Diskominfo Medan)

Redaksimedan : Kehadiran TP PKK Kota Medan diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kota Medan. Artiya, PKK Kota Medan harus mampu merangkul seluruh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang ada di Kota Medan.

Demikian disampaikan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution diwakili Wakil Walikota Medan H Aulia Rachman saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak [HKG] PKK ke 49 Kota Medan Tahun 2021, di Gedung PKK Kota Medan, Kamis (8/4/2021).

“PKK Kota Medan harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat salah satunya dengan menyampaikan program Pemko Medan kepada masyarakat mengenai pengembangan UMKM yang ada di Kota Medan,” kata Wakil Walikota Medan Aulia Rachman.

Disampaikan Aulia, Pemko Medan memiliki program membangun satu sentra ekonomi kreatif di tiap-tiap kelurahan yang ada di Kota Medan. Tujuanya agar produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM ini dapat terserap dengan baik.

“Pemko Medan ingin menghidupkan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini, salah satunya dengan membangun sentra ekonomi kreatif di tiap-tiap kelurahan, nanti produk-produk yang mereka hasilkan dapat kita gunakan seperti makan dan minum di Pemko Medan dapat menggunakan produk dari UMKM kita,” ujar Aulia.

Kerena itulah Wakil Walikota Medan ingin agar seluruh pengurus PKK dapat menginformasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai program Pemko Medan tersebut. “PKK harus menyampaikan program ini kepada masyarakat, sudah saatnya kita merangkul semua pelaku UMKM kita, membantu mereka agar dapat berkembang dengan menyerap produk-produk yang mereka buat,” kata Aulia.

Peringatan HKG PKK ke 49 tingkat Kota Medan ini ditandai pula dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu dan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukkan tarian multi etnis.

Peringatan HKG ini turut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Ketua I TP PKK Kota Medan Shaula Arindianti Aulia Rachman, Wakil Ketua II TP PKK Kota Medan, Ismiralda Wiriya Alrahman beserta unsur pengurus lainya.

Hadir juga perwakilan dari Persit KCK Kodim 0201/BS dan Bhayangkari Polrestabes Medan, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan beserta camat se-kota Medan. (RMC)

Pemprov Sumut Minta Harga BBM Non-Subsidi Tidak Naik

By On April 07, 2021

Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman saat memberikan penjelasan. Foto (Diskominfo Sumut)


Redaksimedan : Menanggapi keresahan masyarakat terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak [BBM], Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar pertemuan dengan PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region [MOR] I di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (7/4/2021).

Pada pertemuan tersebut Pemprov Sumut menyampaikan permintaan agar Pertamina tidak menaikkan harga BBM Non-subsidi di Sumut, namun tetap menjalankan Peraturan Gubernur [Pergub] Nomor 1 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Rokok [PBBKB].

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Irman Oemar kepada wartawan usai pertemuan yang dihadiri Excecutive General Manager Pertamina Regional Sumbagut Herra Indra Wirawan, Asisten Administrasi Umum Mhd Fitriyus, Plt Asisten Pemerintahan Afifi Lubis dan Plt Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah [BP2RD] Achmad Fadly.

Pemprov Sumut berharap kebijakan Pertamina untuk membantu Sumut dalam upaya memenuhi target pendapatan untuk biaya pembangunan daerah. “Tujuan kita menaikkan pajak PBBKB ini adalah untuk menyejahterakan rakyat, dengan PAD kita yang meningkat, untuk itu kami mengusulkan kepada Pertamina, agar Pergub tersebut tetap berjalan namun tidak menaikan harga BBM Non Subsidi,” ujarnya.

Irman menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini berdampak bagi Pendapatan Asli Daerah. Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, di suasana Covid-19 ini, tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pendapatan untuk belanja pembangunan berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, tentunya melalui optimalisasi PAD.

“Hal tersebut dapat diwujudkan. Kita melihat ada peluang di sini [PBBKB], oleh karenanya kita melakukan penyesuaian tarif PBBKB,” jelas Irman. Namun dalam kebijakan menaikkan PBBKB tersebut, Pemprov Sumut tidak bermaksud menambah beban masyarakat. “Pemprov sudah mempertimbangkan berbagai aspek, namun kenaikan harga BBM yang terjadi di luar skenario yang diperkirakan," ujar Irman.

Irman juga menambahkan, bahwa penyesuaian PBBKB sudah dilakukan provinsi lain di Pulau Sumatera beberapa tahun yang lalu, kecuali Sumut dan Aceh. Terkait stok BBM bersubsidi, Irman juga minta agar tidak dikurangi, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (RMC)

Pemko Medan Ajak HIPMI Datangkan Investor ke Kota Medan

By On April 05, 2021

Wakil Walikota Medan Aulia Rachman membuka acara  Rapat Kerja Daerah Cabang HIPMI Medan. Foto (Diskominfo Medan)


Redaksimedan
: Pemerintah Kota [Pemko] Medan berkomitmen menaikkan Pendapatan Asli Daerah [PAD] untuk pembangunan kota. Salah satunya dengan mempermudah perizinan dan tanpa ada pungutan.

Oleh karena itu, Pemko Medan mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia [HIPMI] dapat menarik dan datangkan investor ke Kota Medan agar pembangunan Kota ini dapat meningkatkan.

Demikian disampaikan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution diwakili Wakil Walikota Medan H Aulia Rachman ketika membuka Rapat Kerja Daerah Cabang BPC HIPMI Medan di Ballroom Focal Point Mall, Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Senin (5/4/2021).

Dalam Rakerdacab sekaligus Diklatcab ini hadir Wakil Sekretaris HIPMI Sumut, Aulia Rahman, Perwakilan DPRD Medan, Perwakilan Kodim 0201/BS dan Ketua BPC HIPMI Medan H Palacetha Subies Subianto dan  pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta Anggota HIPMI Medan.

Dikatakan Wakil Walikota Medan Aulia Rachman, sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, PAD Medan sangat kecil. Hal ini tentunya  menjadi beban moral Walikota Medan dan Wakil Walikota Medan.

Oleh sebab itu kami berkomitmen untuk menaikkan PAD untuk dapat meningkatkan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Kota Medan.

"HIPMI Medan pastinya memiliki koneksi yang luas. Untuk itu Pemko Medan meminta agar dapat menarik investor ke Kota Medan untuk bersama-sama membangun Kota Medan. Apalagi saat ini Pemko Medan berkomitmen akan mempermudah perizinan dan tanpa adanya pungutan. selain baik untuk investor, hal ini juga untuk meningkatkan PAD Kota Medan," kata Aulia.

Dijelaskan Aulia Rachman, di masa Pandemi Covid-19 saat ini, Pemko Medan berkeinginan untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

Untuk itu kami berkolaborasi dengan semua pihak agar hal ini dapat terwujud, salah satunya mengajak HIPMI Medan untuk membangkitkan perekonomian melalui pengembangan UMKM.

"Kami memiliki program menghidupkan perekonomian di setiap kelurahan dengan menghadirkan UMKM di 151 Kelurahan. Nantinya program ini akan hadir pengusaha-pengusaha baru yang dapat bernaung dibawah HIPMI Medan. Untuk itu dukungan semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkannya," jelas Aulia Rachman.

Ditambahkan Aulia, di masa pandemi Covid-19, Pemko Medan melakukan pola terbalik, yakni bagaimana menghidupkan perekonomian kemudian sejalan dengan itu mengedukasi masyarakat terkait Covid-19.

Hal ini dilakukan karena saat ini perekonomian masyarakat sedang menurun, sehingga cara ini dapat membangkitkan kembali. (RMC)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *